Perulangan dan Kondisi (Hitung Volume) Bahasa C

Setiap bahasa pemrograman selalu mengenal perintah perulangan dan kondisi. Karena pada dasarnya dalam sebuah program selalu berhubungan dengan perulangan dan kondisi.

Perintah perulangan bermanfaat karena memudahkan dalam melakukan proses serta menghemat perintah saat melakukan coding.

Hampir sama dengan pemrograman bahasa lain, perulangan dalam bahasa C dinyatakan dalam perintah:
1. While, perintah perulangan yang akan melakukan perintah ketika syarat bernilai benar
2. Do While, perintah perulangan yang dilakukan sekali terlebih dahulu kemudian melakukan perulangan dengan mengecek kondisi syarat apakah bernilai benar atau tidak
3. For, perintah perulangan yang memiliki

Begitu juga dengan perintah kondisi, dalam bahasa C dinyatakan dengan:
1. If Else, perintah kondisi dengan perintah pembanding nilai kebenaran suatu nilai
2. Switch, perintah kondisi yang pada dasarnya hampir sama dengan if else, namun switch memiliki kinerja yg berbeda dimana ia mengolah isi variabel yang kemudian di arahkan pada satu nilai keluaran pasti (fungsi case) pada blok perintahnya.

Pada praktek Perulangan dan Kondisi Bahasa C kali ini dengan membuat sebuah program sederhana untuk melakukan perhitungan volum.

Tugas Perdana TMD, Video Setting Standar CamStudio dan Xvid

Tugas pertama kali ini adalah membuat video Tutorial Setting Dasar menggunakan aplikasi CamStudio dan Xvid. Aplikasi digunakan untuk mencapture dekstop berupa file video.
Pengaturan ini terdiri dari:
– Pengaturan Ukuran Layar Dekstop
– Pengaturan Video (Compresor & Kualitas)
– Pengaturan Kursor
– Pengaturan Layar menyesuaikan gerak kursor
– Pengaturan Audio dari Microphone (Input Device dan Format Recording)
– Pengaturan Penambahan Video Cam

Catatan dari Banjarmasin

8 Oktober 2012 Ba’da Isya’. Baru saja keluar dari Bandara Syamsudin Noor kota Banjarmasin dengan sambutan kumandang adzan Isya’. Ini kali pertama menginjakkan kaki di Pulau Kalimantan, dan itu tepat di kaki pulau Kalimantan, yakni Kalimantan Selatan kota Banjarmasin.

Tidak ada gambaran sama sekali saat berada di kota ini. Memang sengaja tidak mencari informasi dulu di internet, mencoba bereksplorasi sendiri.

Banjarmasin, kota seribu sungai. Bisa dibayangkan kalau kemana pun pergi, pasti menemukan sungai entah itu di ujung, di depan, di belakang, di samping atau di sebelah. Kota Banjarmasin termasuk salah satu kota yang memiliki area yang lebih kecil dari Jakarta Barat kira-kira 98,46 km2.

Tekstur tanah di kota ini hampir seperti berpasir, hal ini dikarenakan kota Banjarmasin dekat dengan laut. Pohon yang sering ditemui disini adalah pohon dengan daun berbentuk bulan sabit, Pohon Akasia. Pada pagi hari terdapat kabut asap yang cukup tebal, hal ini dimungkinkan karena terbakarnya lahan kosong yang banyak ditumbuhi pohon dan semak kemudian turun di pagi hari terbawa angin.

Gambar 1 Tanah Berpasir dan Daun Pohon Akasia

Gambar 2 Lahan Yang Terbakar

Penduduk disini memiliki logat yang cepat dengan bahasa yang unik… beberapa bahasa hampir sama dengan bahasa jawa. Misalnya untuk berhitung, asa (satu), dua (dua), talu (tiga), ampat (empat), lima (lima), anam (enam), pitu (tujuh), walu (delapan), sanga (Sembilan), sapuluh (sepuluh), sawalas (sebelas), pitung walas (tujuh belas), salawi (dua puluh lima), dll. Rumah adat yang ada disini adalah Rumah Banjar.

Gambar 3 Rumah Banjar

Baca lebih lanjut