Tulisan Pertamaku : Mengapa Kita Harus Belajar?

Sebelumnya, tulisan ini adalah tulisan yang seharian tadi aku kerjakan dengan bergelora-mengalir-dalam-jemari diatas keyboard :”> Tulisan yang (mungkin) pertama aku publish dan sengaja buat sesuai dengan tema pertanyaan yang tersedia oleh salah satu komunitas yang aku harap aku bisa turut serta menjadi aktif disana, komunitas yang berinteraksi dengan dunia anak-anak karena mimpiku yang begitu besar untuk anak-anak Indonesia agar Indonesia lebih baik di masadepan. Boleh jadi ibu pertiwi saat ini sedang sakit, tapi sakit itu memang karena beberapa sel darah kotor yang memang harus dibuang, dan nanti pasti akan diregenerasi oleh sel-sel darah baru. Dan harus kita pastikan, sel-sel darah baru itu lebih baik dari sel-sel darah yang sekarang beredar di seluruh raga ibu pertiwi. Karena ibu pertiwi kita hanya satu, Indonesia. Siapa lagi yang dapat membuatnya menjadi lebih baik jika bukan kita sendiri, atau adik-adik, atau bahkan anak-anak kita nanti?🙂 Semangat Perubahan!

Okelah, ini dia tulisan saya,🙂 sedang dalam berproses menjadi lebih baik [entah nanti tulisan ini akan diposting, disimpan, diabaikan, atau didididi yang saya harap baik-baik😀 hehehe] oleh admin yg sudah saya email hari ini juga *ya, karena saya sangat bersemangat sekali. Artikel ini dibuat berdasarkan pertanyaan ” Muhammad Robby Kusumah : Mengapa Kita Harus Belajar?” dalam komunitas anakbertanya.com. Here we go! 

Adik-adik yang manis, di dunia ini banyak sekali hal-hal yang ajaib. Mau tau salah satu contohnya? Salah satu contohnya adalah matahari. Matahari adalah salah satu benda langit yang bersinar, seperti lampu bukan? Tapi tidak seperti lampu, hebatnya matahari menyinari seluruh tempat, sedangkah lampu? Hanya bisa menyinari sebagian tempat saja, tidak bisa seluruh kota, atau bahkan seluruh kampung, tapi lampu dapat menyinari sebuah ruangan. Coba lihat di dalam rumahmu, ada berapa lampu? Pasti disetiap ruangan memiliki masing-masing lampu. Namun berbeda dengan matahari, ketika matahari bersinar, seluruh ruangan yang memiliki jendela akan juga ikut menjadi terang, benar bukan? Satu matahari untuk seluruh tempat di dunia ini.

Matahari adalah salah satu benda ciptaan Tuhan, sedangkan lampu adalah ciptaan manusia. Namun demikian, lampu adalah benda yang sangat berguna bagi siapa saja, kenapa? Karena ketika matahari tidak bisa lagi bersinar menyinar bumi, lampu menjadi pengganti sementara kita untuk bisa beraktifitas ketika malam hari.

Lalu apa hubungannya matahari dan lampu dengan belajar Kak? Pasti dalam hati, adik-adik sempat terbersit pertanyaan begitu.

Nah, jadi begini adik-adik. Lampu pada jaman dahulu itu tidak ada, tapi kenapa sekarang ada? Karena ada seseorang yang telah belajar bagaimana cara membuatnya. Kenapa ia membuatnya? Karena ia tau, ketika malam telah datang dan kegelapan menyelimuti kita, kita tidak bisa melihat apa-apa jika tidak ada cahaya. Tidak percaya? Coba ketika malam hari, kamu matikan lampu di kamarmu, apakah kamu masih bisa belajar? Membedakan wajah seseorang dalam gelap, misalnya ibu atau tante ketika mati lampu?

Karena itulah seseorang yang baik itu, belajar  bagaimana menghadirkan sebuah benda bisa bercahaya seperti matahari, agar di malam hari kita bisa melihat dan beraktifitas. Tapi tentu saja yang perlu kita ingat adalah buatan Tuhan tentu saja lebih luar biasa dari pada manusia, bahkan meskipun manusia telah belajar sangat keras dan menjadi sangat pintar, tapi ia tidak akan pernah bisa menyamai membuat satu benda seperti atau lebih baik dari ciptaan Tuhan. Karena itulah, lampu tidak dapat menyinari kita seperti matahari meskipun mereka (lampu dan matahari) sama-sama memberikan cahaya kepada kita.

artikel1

Nah, sekarang apa adik-adik sudah tau siapa yang membuat lampu itu? Dia adalah Thomas Alfa Edison. Berkat kebaikan hati Thomas Alfa Edison yang telah belajar cara membuat lampu-lah, orang-orang lain menggunakan ilmunya untuk membuat lampu lebih banyak, sehingga lampu dapat digunakan tidak hanya Thomas Alfa Edison saja, tapi juga orang-orang lainnya.

artikel2

Coba bayangkan jika Thomas Alfa Edison tidak belajar cara membuat lampu? Lampu tidak akan ada. Adik-adik pernah merasakan mati lampu? Seram bukan? Malam menjadi terlihat sunyi dan sepi, kecuali jika ada cahaya dari lilin atau senter. Tapi coba lihat ketika kita berjalan-jalan di pusat kota bersama ayah dan ibu? Bukankah banyak sekali lampu-lampu bercahaya di sekitar? Berwarna-warni? Berkerlap-kerlip? Indah bukan?

Kesimpulannya adik-adik, kenapa kita harus belajar? Karena di dunia ini banyak sekali hal-hal yang membutuhkan seseorang seperti Thomas Alfa Edison, yang dapat membuat sesuatu yang bermanfaat bagi orang-orang sekitarnya dan juga dirinya sendiri. Jika mungkin hari ini kamu tidak tau “hal-hal yang banyak” itu seperti apa, suatu saat nanti kamu pasti akan tau. Cobalah tanya pada ayah dan ibumu, apa hal-hal yang dapat dikerjakan untuk orang-orang sekitar kita dengan kita belajar? Mereka pasti akan memberimu contoh yang lebih mudah untuk dapat kamu mengerti. 

Selain itu, Tuhan juga sangat senang kepada orang-orang yang suka belajar. Karena semakin banyak seseorang belajar, maka akan semakin banyak pula ilmu pengetahuan yang dapat ia gunakan untuk membantu sesamanya. Bukankah Tuhan sangat sayang dengan orang-orang yang baik? Ayo jadi orang baik dengan belajar lebih giat🙂 Semangat ya adik-adik… ^_^

NB: 13 Feb 2014 baru dapet info dari admin komunitas bersangkutan, dan ternyata jawaban pertanyaan yang aku submit salah slot hehehe… ternyata itu buat guru, karena ditandai [G] sedangkan porsiku, karena aku masih mahasiswa jadi kudunya jawab yang [M]. Agak kecewa sih, tulisan yang seharin aku bikin bakal cuman nangkring di blogku sendiri. Tapi gak papa deh, menulis tidak harus peduli tulisan kita bakal dibaca ato enggak memang😀 just dance with your fingers… okelah, semoga semangat ini semakin membara untuk menari-nari diatas keyboard,🙂 Semangat Writersss….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s