Tangan yang Gemetar

ramai orang berteriak di telinga : “kamu dosa” “kamu salah” “kamu naif”. semua itu tentu saja membuatku gemetar. tapi tanganku tetap merangkai kerikil demi kerikil. jauh di lubuk hati, tersemat : “selama apa yg dilakukan tidak menyakiti orang lain, menyusahkan orang lain, merugikan orang lain, membuat orang lain menjadi sedih atau tercerai berai, tangan ini akan tetap menari meski gemetar” merangkai kerikil-kerikil untuk sekedar menjadi pijakan pengunjung di pinggir taman, berharap dapat membuat kakinya menjadi sedikit sehat, atau membuatnya tersenyum (jika itu mungkin).

dan jika memang apa yg mereka katakan adalah benar, hanya Allah Maha Mengetahui, tiada lelah bagi pendosa sepertiku untuk bersimpuh meminta ampun dan diberi petunjuk jalan yang benar, aamiin .__.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s