Karyaku di Foponsi Square Ratio Challenge

Foponsi (Fotografi Ponsel Indonesia) ngadain acara ini dari 1 sampe 15 April, yap hari ini adalah hari terakhir… dan aku baru tau acara ini pas tanggal 13, pas banget di 3 hari terakhir callenge. Kenapa pas banget? karena ternyata syaratnya kirim 3 foto, dan masing2 foto di post per hari, 1 hari 1 foto. Daaaannn akhirnya aku membuka koleksi jepretan lama, hiufff lama sekali rasanya nggak pegang kamera beneran, sampe lupa itu gimana caranya.Suka sekali sama fotografi, sempet ikut UKM dan keluar karena alasan konyol tapi yasudlah, meskipun gak ikut UKM tetep bisa motret dengan sense sendiri lalu disimpan rapat2 dalam disk.

Ini foto yang ku pajang di Challenge Day 1, motret pakai kamera handphone mungilku yg feminim, Samsung LaFleur GT-C3520, editing PhotoScape cuma buat textnya aja, every colour just perfect to be natural same as i’ve ever seen that day. Lokasinya di Monumen perjuangan, Dipatiukur, Bandung. Pas lagi ngekos daerah sana, moment 2013 saat sedang excited mengabadikan seluruh senja dan mentari setiap waktu hahahahasudahlah itu sudah lama. Judulnya “Sunset Fairy” – Peri Senja, lampu jalan pelataran Monumen Perjuangan yang berbentuk unik dengan dua sayap menjadi object paling mencolok selain keindahan senja dibelakangnya. Lampu jalan yang mendadak berubah jadi sosok peri kecil mengepakkan sayap dengan ceria pada langit senja yang tampak merona bersemu merah, malu-malu.

foponsi_c1

Callenge Day 2, foto ini yang terpajang dan sampe hari ini punya banyak jempol diantara 2 foto lainnya. Lokasinya di sepanjang jalan menuju Pantai Nipah, Nusa Tenggara Barat. Posisinya aku lagi di mobil, tapi entah kenapa hasil jepretannya memuaskan meski cuma lewat sebentar. Mobilnya juga nggak ngebut2 amat sih waktu itu, tapi jalan standar.Motretnya pakai handphone Oppo Find Mini 5, editingnya PhotoScape cuma buat teks, semua warna dan tatanannya tuh udah keren… buatku nggak ada lagi yg perlu ditambahin apa2 lagi. Judulnya “Kemelut Senja dan Bangku Kosong”, galau banget yak! hahahaha… Berbeda dengan tema “Sunset Fairy” yang ceria dalam kelembutan, kali ini foto menampakkan sebuah bangku panjang yang terlihat lenggang tanpa penghuni, menatap kehampaan dibalik siluet kayu menggurat cahaya senja hingga habis. Menggambarkan keseluruhan, keseluruhan isi dari rahasia pemotretnya sendiri. 2014, terimakasih ya Allah… terimakasih semua yang ada dalam foto… melihatmu membuatku ingat lagi harus bagaimana.

foponsi_d1

Challenge Day 3, majang foto yang baru banget didapet 12 April 2014 pas lagi tracking kegiatan bRantai berbagi sama Komunitas bRantai, Desa Sukawangi, Cipanas, Bogor. Motretnya masih pake Oppo Find Mini 5, editingnya pakai PhotoScape Bloom Normal & Text plus sedikit ngutek Shotoshop bikin dual tone (buat mempertajam object of interest gegara semuanya hijau, maka aku harus mempertegas hehehe). Hasilnya? wuihhh lumayan puas, meski skill sotoshopnya minim. Judulnya “Dare to Bloom” – Berani Mekar, kenapa? liat aja sendiri betapa bunga itu tetap menampakkan keanggunan, kelembutan, kecantikannya tanpa sedikitpun takut bahwa dia akan bernasib sama seperti dedaunan yang sudah digerogoti binatang-binatang sekitar yang suka “nyemil”. Ketangguhannya untuk tetap hidup meski mengalami luka, luka yang dipersembahkan untuk menghidupi orang sekitarnya. Dia tidak takut mati dan kekurangan, karena dedaunan yang baru akan tumbuh, lembar demi lembar, mengganti dedaunan yang telah rapuh. Ahhh tulus sekali rasanya aku memandang bunga itu, membuatku merasa tersindiri dan berharap bisa belajar darinya.

IMGev_2c3

Yaakkk, aku nggak tau gimana hasilnya nanti… menang kalah urusan belakang. Toh juga niat awal bukan buat “ngadu”, tapi menyuarakan karya karena selama ini terlalu sering diam. Lagian juga semua yg ikutan kelas berat meeennn… keren2 bahkan likenya sampe 3rtusan, fuuuhhh… mangstabbb. Belajar juga dari mereka, mempertajam sense dari angle angle yang mereka ambil. Alhamdulillah punya kesempatan. Semoga tangan ini dapat terus berkaryaaa… semangattt!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s