Berhenti, Sekarang!

Suasana kampus sedang tenang. Beberapa mahasiswa sedang berkumpul disalah satu sudut. Setidaknya sudut yang bisa aku lihat dengan kedua mata. Dua minggu lagi lebaran. Sudah menjadi hal yang biasa jika kampus ini akan semakin beranjak sepi karena penghuninya pulang kampung. Aku? Tidak. Kali ini aku jaga kota rantau. Seperti hari ini, menyimak pepohonan kampus yang ramai disabanin cuitan burung-burung yang lagi nangkring, atau wereng, dan atau binatang-binatang lain yang setia bersama alam.
Salah satu tanaman yang paling aku sukai di kampusku adalah bougenville ungu, menghias dimuka-muka. Ahhh sudah lama aku banyak alasan untuk menulis, sepertinya aku harus banyak membaca setelah ini agar aku bisa menulis. Ya, aku tidak pernah serius dengan diriku sendiri. Aku lebih banyak mengalir dengan fokus-fokus beralih yang semakin lama membuat mataku lelah. Aku mau berhenti, sekarang! Berhenti dari fokus yang senantiasa mendua. Mengepang geraian ular-ular medusa diatas kepala menjadi satu kesatuan! Aku harus tahan!
Ah jangan tanya kenapa aku tiba-tiba begini, do’akan saja aku terus memperbaiki diri. Selama membawa kebaikan dan perubahan kearah yang lebih baik, tak usah bertanya asalnya dari mana. Tanyalah bagaimana prosesnya! Karena aku harus berproses, bukan lagi banyak bertanya dan mencerna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s